Aliran dan Tingkatan Sabuk dalam Karate

Siapa yang tidak mengenal karate? Jenis beladiri dari Jepang ini sudah menjamur sampai seluruh dunia. Terdapat beberapa aliran dalam seni beladiri karate, yaitu :

  • Shotokan

Aliran dari perguruan funakhosi yang berkonsep satu gerakan mampu membunuh semua lawan. Mempunyai ciri kuda-kuda yang rendah dengan pukulan dan tangkisan yang sangat kuat.

  • Goju-ryu

Aliran ini memadukan antara tekhnik lembut dan keras. Aliran ini menitik beratkan pada latihan pernafasan dasar (Shancin). Goju-ryu menggunakan tekhnik tangkisan yang bersifat circular dan senang melakukan pertarungan jarak rapat.

  • Shito-ryu

Aliran ini ahli dalam bermain kata (ada sekitar 30 – 40 kata), aliran ini mampu bertarung seperti aliran Shitokan yang frontal.

  • Wado-ryu

Aliran yang menggunakan tekhnik kuncian persendian dan lemparan Jujutsu (tidak mengadu tenaga secara frontal, lebih banyak menggunakan tangkisan yang mengalir/tidak keras terkadang juga menggunakan bantingan dan sapuan kaki.

  • Kyokushin

Aliran ini mempunyai peran yang luar biasa dalam mempopulerkan karate di dunia. Aliran ini menggunakan system Budo Karate (semangat prajurit). Aliran yang sangat berani dan sangat frontal. Bahkan mereka berani untuk tidak menggunakan pelindung dalam menyerang lawannya.

  • Shorin-ryu

Gerakan-gerakan pada aliran ini hampir sama dengan aliran Shotokan, hanya saja di aliran ini banyak diajarkan tentang berbagai macam senjata.

  • Uechi-ryu

Aliran ini banyak dipengaruhi oleh beladiri China, gerakannya mirip dengan kungfu yang beraliran Bangau Putih.

Dalam karate juga mengenal istilah sabuk (obi) untuk mengetahui tingkatan karate yang dikuasainya. Sabuk karate terdiri dari 6 warna. Diawali dari sabuk putih yang merupakan tingkatan karate paling dasar dan sabuk hitam yang merupakan tingkatan paling tinggi dalam karate. Berikut tingkatan warna sabuk dalam karate.

Baca Juga: Muay Thai

  • Putih : Lambang kesucian atau bisa juga bermakna awal kelahiran yang merupakan dasar dari

 pemula untuk belajar.

  • Kuning : Melambangkan warna matahari yang memberikan kekuatan dan semangat untuk

 pertama kali.

  • Hijau : Melambangkan pohon yang berarti tumbuh, baik semangat dan tekhnik gerakan yang

 dipelajari.

  • Biru : Melambangkan samudra atau langit yang mempunyai makna tanaman yang tumbuh

 terus keatas menuju tingkat yang lebih tinggi.

  • Coklat : Melambangkan warna tanah, yang bermakna seperti benih yang sudah matang.

 diharapkan pemegang sabuk ini memiliki sikap yang dapat melindungi dan rendah hati

 pada sesama.

  • Hitam : Merupakan lambang kegelapan di luar matahari, yang diharapkan mampu mencari

 pengetahuan dan hal baru serta mampu mengajarkannya pada orang lain.

Itulah beberapa aliran dan tingkatan sabuk dalam karate. Tentunya tingkatan ini menjadi semangat tersendiri dalam belajar karate, bukan untuk membentuk seseorang yang sok jagoan tetapi membentuk pribadi yang berjiwa besar untuk saling membantu dan melindungi.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply