Cocokkan Olahraga Anak dengan Umurnya Agar Lebih Menyehatkan Tubuhnya

Cocokkan Olahraga Anak dengan Umurnya Agar Lebih Menyehatkan Tubuhnya

Anak-anak lebih aktif untuk bergerak serta rasa ingin tahu akan sesuatu tentunya lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang dewasa. Pada masa kanak-kanak, mereka pastinya ingin belajar hal baru dan juga ingin mengetahui apa saja yang mereka lihat dan rasakan. Misalnya seperti berolahraga, kebanyakan dari anak-anak Indonesia sangat menyukai kegiatan tersebut karena terasa begitu menyenangkan serta mereka pun dapat mempelajari hal yang baru melalui olahraga anak tersebut. Namun, sebagai orang tua Anda harus mencocokkan usia dari si kecil dengan jenis olahraga yang diberikan. Jangan asal membiarkan mereka melakukan suatu jenis olahraga yang memang belum sesuai dengan usianya karena hal ini dapat membahayakan mereka, bukannya menyehatkan. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui jenis olahraga mana saja yang paling cocok dan tepat untuk si kecil yang masih berusia beberapa tahun, seperti:

Cocokkan Olahraga Anak dengan Umurnya Agar Lebih Menyehatkan Tubuhnya 

  • 1 hingga 3 Tahun

Jika si kecil masih berusia 1 hingga 3 tahun, Anda dapat mengajaknya untuk aktif bergerak dengan olahraga yang terbilang ringan. Misalnya, Anda bisa membuat mereka bermain mengambil bola, merayap, berjalan secara konstan, dan lain sebagainya. Selain itu, Anda juga bisa mengajarkannya senam karena di usia tersebut, tubuh dan tulang mereka masih sangat lentur sehingga sangat nyaman untuk melakukan stretching atau pun senam. Pastikan untuk membiarkan mereka melakukan olahraga tersebut agar tubuh semakin sehat dan aktif. 

  • 4 hingga 5 Tahun

Pada usia ini, anak-anak menjadi jauh lebih aktif dan rasa ingin tahu pun semakin meningkat. Anda bisa mengajak mereka untuk melakukan olahraga anak yang jauh lebih seru, misalnya melempar bola, menendang bola, berlari, berenang, dan lain sebagainya. Pada usia ini, Anda juga harus memperkenalkannya pada alam dan juga hewan. Pastinya si kecil akan jauh lebih sehat dan merasa senang jika Anda membiarkannya melakukan jenis olahraga dan kegiatan tersebut secara rutin

  • 6 hingga 9 Tahun

Di usia ini, anak-anak masih belum mengerti instruksi yang rumit, mereka hanya mengerti sebuah instruksi yang singkat dan mudah dipahami. Anda bisa mengajaknya untuk melakukan beberapa jenis olahraga yang terbilang masih sangat mudah, seperti berlari, bermain sepak bola, melakukan senam, berenang, bahkan mengajarkan mereka bela diri juga cukup dianjurkan. Anda harus berfokus pada gerakan dan teknik yang tepat agar mereka memiliki kekuatan dan juga dapat bergerak dengan cepat. 

  • 10 hingga 12 Tahun

Saat memasuki usia ini, mereka ingin lebih mengasah kemampuan motorik, berpikir dan juga Anda harus mengajarkan bagaimana cara mengambil keputusan. Anda bisa memainkan olahraga anak yang jauh lebih rumit melibatkan pergerakan dan memberikan instruksi yang benar. Anda bisa mengajaknya untuk bermain sepak bola, basket, voli, bulu tangkis, dan lain sebagainya. Olahraga ini disebut cukup kompleks dan mengharuskan mereka untuk berinteraksi dengan sesamanya.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply