Inilah Aturan Olahraga Tolak Peluru yang Perlu Anda Ketahui

Olahraga merupakan hal yang penting di kehidupan. Dengan berolahraga maka tubuh akan selalu bugar dan sehat. Namun mungkin tak banyak yang mengenal olahraga yang satu ini dimana dimainkan dengan melempar peluru besi sejauh-jauhnya. Ya, tolak peluru. Biasanya banyak yang mengetahui olahraga ini hanya dari buku teks semasa sekolah saja. Padahal jika dipelajari lebih dalam, olahraga ini sangat menyenangkan.

 

Dalam olahraga ini, tentu ada peraturan dalam permainannya. Dengan cara ini, maka olahraga ini akan bisa dimainkan dengan lebih adil. Berikut ini beberapa aturan yang perlu Anda ketahui dari olahraga lempar peluru, yakni:

Sarana dan prasarana

Dalam olahraga lempar peluru ada beberapa sarana dan prasarana yang perlu Anda persiapkan. Berikut ini beberapa daftarnya:

 

  • Sektor lemparan dibatasi 2 garis menuju pusat lingkaran melewati tepi balok lemparan dengan panjang 1,22 m dengan tinggi 10 cm dan tebal 11,4 cm.
  • Untuk aturan pada berat peluru disesuaikan dengan pelemparnya, yakni untuk pria adalah 7,26 kg sedangkan untuk wanita adalah 4 kg.
  • Sepatu yang digunakan bisa dilakukan dengan alas keras dan tanpa paku.

Peraturan

Untuk peraturan pada olahraga ini sendiri juga ada beberapa hal yang perlu dipahami. Berikut in i beberapa diantaranya lemparan akan dianggap gagal jika:

 

  • Menyentuh pada balok di batas sebelah atas serta menyentuh tanah pada luar lingkarannya.
  • Keluar masuk di lingkaran pada muka di garis tengah.
  • Pelurunya jatuh di luar sektor lingkaran.
  • Atlet berjalan keluar di lingkaran pada daerah lemparan.
  • Pelurunya diletakkan pada muka atau belakang kepala.
  • Sudah 2 menit dipanggil namun belum melempar.
  • Atlet gagal dalam melempar setelah adanya 3 kali lemparan.

Juri

Untuk bisa menentukan adanya pemenang, maka tolak peluru wajib memiliki juri. Kemampuannya tentu wajib meyakinkan dengan penguasaan pada aturan perlombaan serta pertandingan. Ada 3 juri di olahraga ini dengan tugas masing-masing, diantaranya:

 

  • Juri 1 – tugasnya adalah mengawasi kesalahan pada tangan dan kaki di sisi dekat pemain. Selain itu pengukuran dan pemanggilan peserta juga jadi tugasnya.
  • Juri 2 – tugasnya adalah mengawasi kesalahan di kaki bagian atas di papan penahan serta lingkaran lempar di sisi papan panahannya. Nantinya juri 2 yang akan memutuskan lemparan sah atau tidaknya.
  • Juri 3 – tugasnya adalah menentukan tempat peluru jatuh dimana dirinya akan menancapkan bendera kecil di peluru jatuh.

 

Itulah beberapa aturan umum yang ada di olahraga tolak peluru. Banyak yang bilang jika olahraga yang satu ini membosankan, namun jika Anda bisa memperhatikannya kembali, maka Anda akan merasakan jika ternyata olahraga ini tidak mudah dan tetap seru untuk diikuti. Olahraga atletik yang satu ini pun tetap banyak disukai.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply