Inilah Gerakan Olahraga Inti Pada Senam Lansia

Olahraga merupakan kegiatan yang memiliki manfaat besar terhadap kesehatan manusia. Namun masing-masing manusia memiliki daya tahan tubuh yang berbeda-beda sehingga olahraga tidak bisa disamaratakan antar golongan manusia terutama yang dibedakan dari usianya. Manusia berusia lanjut atau lansia tidak dapat dipaksa untuk melakukan kegiatan olahraga seperti pada manusia yang lebih muda. Hal tersebut tentu saja dipengaruhi oleh kondisi fisiknya yang sudah tidak maksimal lagi dan juga kondisi kesehatan yang bisa saja memiliki riwayat penyakit tertentu. Karena itu gerakan olahraga inti pada lansia dibuat berbeda dari olahraga pada umumnya.

Olahraga pada lansia umumnya tidak menitik beratkan pada beban atau kecepatan. Pastinya para lansia sudah tidak kuat lagi jika berolahraga dengan menggunakan ukuran berat atau cepat. Bagi mereka bisa melakukan semua pekerjaan rumah secara mandiri saja sudah baik. Bahkan jika dipaksa untuk mengangkat beban yang terlalu berat, bisa saja menjadikannya sumber penyakit karena riwayat penyakit tertentu.

Oleh sebab itu, gerakan olahraga lansia memiliki gerakan inti yang berbeda dari olahraga pada umumnya. Gerakan tersebut antara lain:

  • Gerakan untuk melancarkan peredaran darah.

Gerakan ini sering terlihat sebagai gerakan menggerakkan jari-jari dengan cara menghentakkannya ke bagian depan dada. Gerakan tersebut dilakukan berulang hingga hitungan tertentu.

baca juga beberapa gerakan olahraga yang lain nya, tentunya aman dan sehat untuk para lansia. lihat selengkapnya di anekajerseybola.com

  • Meregangkan otot atau sendi.

Lansia umumnya memiliki masalah dengan persendian. Sendi yang kaku harus dilatih untuk tetap bekerja secara perlahan-lahan. Karenanya gerakan ini selalu ada yaitu dengan cara menekuk dan menegakkan lutut, meluruskan dan menyikukan lengan, memutar leher dan sebagainya.

Untuk kegiatan senam lansia yang kini banyak dilakukan oleh lembaga kesehatan, semua gerakan di atas menjadi gerakan inti senam. Ada juga gerakan senam yang melatih ketenangan seperti yoga. Jika Anda memiliki lansia maka sebaiknya mendaftarkan beliau ke senam lansia yang sesuai dengan usia dan kondisi kesehatannya. Lansia yang memiliki riwayat penyakit diabetes, jantung, patah tulang dan sebagainya memiliki porsi senamnya masing-masing. Tak jarang, lembaga kesehatan atau kemasyarakatan yang mengadakan senam lansia juga menyediakan pemeriksaan dan pengobatan di tempat senam.

Dengan melakukan gerakan olahraga secara rutin dan perlahan, diharapkan para lansia bisa melatih tubuh mereka untuk tetap produktif setidaknya dalam menopang badan sendiri dan melakukan kebutuhan pribadi mereka. Jangan biarkan orang tua Anda melewati masa senjanya sendirian tanpa dukungan dari keluarga. Anda sebagai putra atau cucu dan keluarga wajib mensupport kesehatannya dengan cara yang maksimal. Selain dengan mengikuti senam, makanan serta istirahat yang berimbang dan cukup sangat diperlukan untuk orang diatas usia 70 tahun. Karenanya selalu pantau kegiatan dan asupan nutrisi orang tua Anda untuk mensupportnya tetap sehat di masa senja.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply