Mengenal Teknik Dasar Olahraga Tolak Peluru yang Harus Anda Ketahui

Seperti yang sudah diketahui, tolak peluru adalah olahraga yang masuk dalam cabang atletik dengan tujuan untuk menolak peluru sebisa mungkin sampai jauh sehingga bisa mendapatkan hasil lemparan yang terjauh. Dalam memainkan olahraga ini dengan benar pun ada teknik dan aturannya. Jika Anda tertarik untuk olahraga yang satu ini, maka ada baiknya jika mengenal semua teknik dari olahraga ini sehingga bisa memainkannya dengan baik.

Pada dasarnya olahraga menolak peluru ini masuk cabang atletik di nomor lempar. Namun meski sama-sama dalam olahraga melempar, namun teknik yang ada di olahraga ini berbeda dengan teknik pada olahraga lempar lainnya misalnya lempar lembing atau bahkan lempar cakram. Untuk bobot dari pelurunya sendiri disesuaikan pelempar yakni

  • Bola besi dengan berat 3 kg ditujukan untuk junior putri.
  • Bola besi dengan berat 5 kg ditujukan untuk junior putra.
  • Bola besi dengan berat 4 kg ditujukan untuk senior putri.
  • Bola besi dengan berat 7,257 kg ditujukan untuk senior putra.

Setelah mengetahui dari segi pelurunya, selanjutnya masuk ke teknik dasar olahraga tolak peluru ini, yaitu:

  • Cara pegang peluru

Dalam memegang peluru, pemain harus meletakkannya di telapak tangan atas atau di ujung telapak tangan. Lalu renggangkan tangan Anda agar bisa digunakan memegang dan menahan peluru. Sementara itu untuk ibu jarinya dan jari kelingking penahan peluru samping sehingga peluru tidak tergelincir.

  • Cara letakkan peluru

Untuk meletakkan peluru, atur posisi kaki Anda dengan kaki kanan di muka batas belakang lingkarannya dan kaki kiri pada sisi kiri. Pegang peluru di tangan kanan lalu atur posisi pelurunya. Posisikan peluru pada batas pundak dan leher lalu tekuk lengan kiri di muka dada dan kendurkan kaki kiri.

Baca Juga:Teknik Dan Gaya Dasar Loncat Indah Yang Perlu Anda Ketahui

  • Awalan

Untuk posisi awalan, juga penting sekali dengan hasil akhirnya nanti. Posisi awal yaitu dengan menempatkan kaki kanan pada muka lalu kaki kiri di sisi kiri dengan kaki dibuka selebar bahu. Pegang peluru memakai tangan kanan dan letakkan pada batas lempar dan juga bahu atas. Selanjutnya ayun kaki kiri de depan dan belakang. Jika sudah demikian, lanjut dengan tekuk kaki kanan dengan lebih pendek. Saat mengayunkan, kaki kirinya bisa diposisikan di belakang lalu diayun ke kiri atau ke lemparan

  • Cara menolak peluru

Jika posisi awalan sudah benar, maka menolak peluru pun akan mudah karena Anda hanya perlu menarik siku serong belakang lalu dorong pinggang dan angkat dagu. Langsung hadap ke arah tolakan seluruh tubuh lonjakan ke atas lalu sering ke depan.

Mungkin jika melihat teorinya, maka terlihat sulit. Namun jika dipraktekkan lebih mudah. Untuk bisa tolak peluru sejauh-jauhnya tentu butuh banyak latihan juga.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply