Mengenal Tingkatan Karate dan Manfaatnya

Karate adalah seni bela diri yang berasal dari Jepang. Di Indonesia, karate diperkenalkan bukan oleh tentara Jepang pada jaman penjajahan akan tetapi dibawa oleh mahasiswa Indonesia yang menyelesaikan pendidikan mereka lalu kembali ke tanah air.

Seperti yang kita ketahui bahwa seorang karateka dalam berlatih karate itu pasti mengenakan sabuk. Sabuk di sini bukan hanya sekedar pelengkap latihan lho. Tetapi sabuk karate di sini menandakan tingkatan dan kesenioritaan seorang karateka. Bagi siapa yang menyandang sabuk DAN pastilah mereka yang telah melewati ujian test kelayakan. Test ini berat dan panjang.

Nah, mau mengenal tingkatan karate dan manfaatnya? Yuk, simak ulasannya.

Pada umumnya, beladiri karate dibedakan menjadi dua bagian yaitu kyu dan DAN. Kyu adalah tingkatan sabuk berwarna sementara DAN adalah tingkatan sabuk hitam setelah melewati tingkatan kyu.

Bagi karateka pemula, maka mereka akan memulai tingkatan dari kyu 10/9 yaitu sabuk putih, dari sabuk putih ke sabuk biru, biru strip, kuning, kuning strip, hijau, hijau strip, coklat dan berakhir pada coklat strip. Maksud strip di sini adalah mendapatkan satu tambahan strip warna di ujung sabuk.

Sementara itu, tingkatan sabuk hitam atau DAN pada beladiri karate dimulai dengan tingkatan DAN 1 sampai dengan DAN 5.  Tingkatan sabuk hitam DAN di karate ditandai dengan adanya garis emas di ujung sabuk. Jika dia penyandang karateka DAN 1 maka ada 1 garis emas di ujung sabuk, begitupun dengan penyandang karateka DAN 5, maka akan ada 5 garis emas sejumlah 5 buah.

Seperti yang diulas sebelumnya bahwa sabuk karate merupakan tolak ukur pencapaian karateka. Semakin tinggi maka semakin bertambah pula porsi latihannya, beban mental yang ditanggung juga semakin besar, jurus-jurus yang dipelajari juga semakin banyak dan kompleks.

Namun dari sekian tingkatan yang harus dilalui karateka, berikut adalah manfaat yang didapat dari kita mempelajari seni beladiri karateka, adalah sebagai berikut:

  • Belajar karate berarti belajar melatih fisik dan mental

Belajar karate di usia muda dapat membentuk koordinasi otot-otot yang akan membentuk postur tubuh yang seimbang dan ideal, meningkatkan kesehatan dan mengurangi penyakit serta daya tahan tubuh kuat. Manfaat lainnya yaitu menambah kecepatan, kekuatan dan akurasi. Manfaat yang terlihat adalah bahwa seorang karateka bisa membela dirinya sendiri dari ancaman bahaya tanpa membutuhkan bantuan orang lain.

Baca Juga: Napak Tilas Perisai Diri Yang Menjadi Seni Beladiri Indonesia

  • Belajar karate berarti belajar mengendalikan emosi

Saat kita mempelajari karate, kita tak hanya diajarkan bagaimana memukul yang benar akan tetapi diajarkan pula untuk tidak boleh memukul sembarangan. Dengan rasa percaya diri yang dimiliki, mereka terlatih untuk mengetahui ancaman konflik dan menghadapinya dengan efisien dan efektif.

  • Belajar karate berarti belajar bersosialisasi

Selain jurus-jurus, karateka juga diajarkan untuk saling menghormati, hormat yang tidak hanya pada teman seperguruan tetapi juga untuk guru, lawan dan konsep pertemanan.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply