Menjaga Berat Badan dengan Senam Aerobic

Memiliki tubuh yang ideal adalah dambaan setiap wanita sehingga banyak cara yang dilakukan oleh wanita untuk mendapatkannya. Mulai dari diet ketat, minum obat pelangsing sampai melakukan berbagai olahraga untuk menunjang keinginan tersebut. Jikalau diet ketat dirasa sungguh menyiksa karena tidak bebas memakan makanan favorit dan minum obat pelangsing bisa berdampak buruk bagi tubuh, maka jalan terbaik adalah dengan melakukan olahraga aerobic.

Salah satu olahraga yang bisa meurunkan berat badan adalah dengan senam aerobic. Senam aerobik merupakan latihan kardio yang sangat efektif untuk membakar lemak tubuh. Anda bisa melakukannya di rumah atau di pusat kebugaran tergantung tingkat kesibukan. Lantas, bagaimana cara menjaga berat badan dengan senam aerobik? Anda bisa mengikuti tahapan di bawah ini:

  • Pemanasan

Pemanasan ini penting untuk menghindarkan diri dari cidera saat melakukan senam aerobik. Tujuan pemanasan adalah untuk meningkatkan suhu tubuh, menaikkan denyut jantung dan mempersiapkan otot-otot dan persendian.

Pemanasan bisa dilakukan sekitar 5-10 menit hingga tubuh Anda siap untuk melakukan latihan inti dengan intensitas yang lebih tinggi. Caranya adalah Anda bisa jalan di tempat, melangkah ke sisi dan menggerakkan lengan pada tingkat pinggang atau lebih tinggi.

Baca Juga: Mengenal Tingkatan Karate Dan Manfaatnya

  • Latihan inti

Anda bisa melakukan latihan inti sekitar 25-55 menit. Tentunya setelah tubuh Anda siap karena sudah melakukan pemanasan dulu sebelumnya. Ada beberapa jenis gerakan dalam senam aerobic, di antaranya:

  1. Marching. Gerakan jalan di tempat dengan mengangkat kaki kira-kita setinggi betis, lutut di tekuk 90 derajat.
  2. Jogging. Menggerakkan atau menekukkan kaki ke arah belakang, dengan lutuut mengarah ke lantai atau tegak lurus ke bawah menggunakan persendian engkel atau lutut.
  3. Kicking. Gerakan mengayunkan tungkai ke depan atau ke samping dalam keadaan lurus setinggi pinggang atau lebih.
  4. Single step. Gerakan kaki melangkah satu langkah ke kanan atau ke kiri, dengan gerakan terakhir menyentuh bola, lutut tumpu agak ditekuk, kedua lutut merapat dan menghadap ke depan.
  5. Double step. Gerakan kaki melangkah dua langkah ke kanan atau ke kiri, dengan gerakan terakhir menyentuh bola, lutut tumpu agak ditekuk, kedua lutut merapat dan menghadap ke depan.
  6. Gripevire. Gerakannya mirip double step. Hanya saja kakinya disilang ke belakang.
  7. Leg curl. Gerakan menekuk kaki ke arah belakang.
  8. Heel touch. Menyentuh tumit kaki ke kanan, ke kiri atau ke depan dengan sedikit menekuk lutut tumpu, berat badan sedikit pada kaki tumpu
  • Pendinginan

Tujuan dilakukannya pendinginan ini untuk mengembalikan frekuensi denyut jantung mendekati normal secara bertahap. Biasanya dilakukan sekitar 5-10 menit dengan gerakan peregangan otot untuk mengembalikan otot pada kondisi normal.

Perlu diingat, sesering apapun Anda melakukan senan aerobic namun tidak ditunjang oleh gaya hidup sehat, maka hasilnya tetap saja akan sia-sia. Kesabaran dan ketelatenan diperlukan untuk menjaga berat badan agar tetap seimbang.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply