Olahraga Saat Puasa? Sikat kuy!

Bulan Ramadhan yang selalu dinanti kini sudah tiba. Ragam kegiatan dan tradisi siap mewarnai. Dari warna-warni menu untuk berbuka, juga keramaian beduk dan karaoke muda-mudi kampung saat sahur. Guna memaksimalkan penggunaan energi dalam perut yang, beberapa aktivitas perlu digeser ke arah yang lebih efisien. Alhasil, pengurangan frekuensi angkat beban, jam kerja, juga olahraga saat puasa jadi pilihan yang normal.

 

Tapi, bagi penggiat hadits ibnu Majah yang berisi “sehat lebih baik dari sekadar kaya”, rasanya kurang lengkap hidup ini kalau hanya beribadah tapi tidak berolahraga. Oleh sebab itu, perencana dalam menentukan waktu dan ragam olahraga yang cocok untuk diaplikasikan ketika puasa adalah langkah strategis bagi jiwa muda yang takut lemas tapi ingin sehat. Simak tulisan berikut agar kamu bisa merancang waktu dan jenis olahragamu demi puasa nan optimal!

 

  1. Demi hasil optimal: olahraga saat menjelang waktu buka

Waktu ini cukup mustajab bagi kamu yang berpuasa sambil berencana meningkatkan kualitas stamina dan bentuk tubuh, tanpa mengurangi ketakwaan. Pasalnya, olahraga saat perut kosong adalah olah raga yang bermanfaat untuk membakar cadangan lemak dalam tubuh kita. Asal kamu tahu batasan diri, berbagai jenis olah raga bisa dilakukan di waktu ini.

 

Ditambah, setelah olah raga tentu perut mulai berontak dengan keras. Kondisi ini menguntungkan bagi kamu yang kurang percaya diri dengan menu berbuka. Karena tidak ada makanan yang lebih enak dari makanan yang disantap tatkala lapar. Hilangnya cairan tubuh pun dapat diganti dengan cepat saat berbuka. Tapi ingat untuk tidak berlebihan meskipun waktu berbuka sudah mendekat. Kondisi otot yang masih lemah akan lebih rentan, jadi cukup olah raga seperlunya, maksimal 60 menit, dan segera ganti cairan tubuh agar tidak terjadi dehidrasi. Jangan sampai semangat berolahraga kalian malah merusak ibadah yang lain.

  1. Olahraga ringan setelah berbuka puasa

Olah raga ringan seperti stretching atau sedikit plank bisa juga dilakukan setelah berbuka. Tapi ini cukup sulit. Karena kamu harus memastikan bahwa seluruh makanan berhasil dicerna dengan baik. Jangan buru-buru, dan jangan sombong. Ingat, olah raga di waktu ini tidak bisa asal gas, karena tubuhmu baru saja menerima asupan makanan yang perlu dicerna terlebih dahulu untuk menjadi otot.

 

  1. Olahraga setelah sahur? gak perlu takut!

Banyak golongan awam yang tidak memilih olah raga setelah sahur karena takut lapar dan lemas. Tentunya ini tidak sepenuhnya salah. Kalau kamu pilih basket atau sepak bola habis sahur, ya iya lah bakal lemes. Olahraga dengan intensitas yang ringan setelah sahur dapat kamu kerjakan agar meningkatkan kebugaran tubuh. Selain itu, kegiatan ini juga bisa menjaga mood baikmu saat berpuasa seharian.

 

Memang tidak banyak waktu tersedia, yang direkomendasikan untukmu berolahraga saat berpuasa. Tapi dari ketiga waktu tersebut kalau digunakan maksimal, tidak hanya semangat dan kebugaran yang akan kamu dapatkan. Mood dan psikologis yang sehat juga akan menghampiri. Jadi olahraga saat puasa, tidak hanya baik bagi kesehatan tapi juga dapat membantu meningkatkan semangat beribadah kita.

 

Satu lagi, kebanyakan dari jenis olah raga yang bisa kita lakukan saat berpuasa adalah olahraga berintensitas rendah. Tak perlu khawatir dengan ini, karena kunci utama dari kebugaran itu bukan beratnya, tapi istiqomahnya. Jadi, gak usah sedih kalau kamu gak bisa ke gym saat puasa. Yang penting yakin!