Pentingnya Melakukan Warm Up Sebelum Berolahraga

Olahraga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan badan yang bugar serta prima. Banyak cara untuk berolahraga yang bisa disesuaikan dengan selera, waktu serta kondisi masing-masing. Bagi mereka yang menyukai bermain sambil menggerakkan tubuh, melakukan olahraga permainan bisa dipilih untuk dilakukan satu atau dua kali seminggu. Sedangkan untuk olahraga yang lebih rutin setiap pagi bisa dipilih antara senam, lari maupun bersepeda. Apapun jenis olahraga yang Anda pilih, pastikan untuk tidak melupakan satu sesi awal sebelum berolah raga yaitu warm up atau pemanasan.

Pemanasan merupakan sesi yang harus dilakukan sebelum melakukan olahraga yang sebenarnya. Kegiatan pemanasan bertujuan untuk mempersiapkan tubuh sebelum berolahraga agar tubuh siap untuk melakukan gerakan-gerakan yang biasanya cepat dan berat melebihi kegiatan sehari-hari. Agar pemanasan berjalan efektif, sebaiknya ketika melakukan pemanasan, semua otot digerakkan dengan gerakan yang lambat namun teratur. Gerakan pada pemanasan haruslah lebih ringan namun meregangkan semua otot untuk mempersiapkan kondisi otot serta meningkatkan supply oksigen.

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa diberikan ketika Anda melakukan warm up sebelum berolahraga:

  1. Meningkatkan temperatur otot sehingga otot lebih rileks, kendur serta siap untuk melakukan gerakan lain yang lebih berat dan cepat.
  2. Melebarkan pembuluh darah untuk mengurangi kerja jantung.
  3. Mendorong supply oksigen lebih banyak untuk otot.
  4. Persiapan hormonal yang berakibat adanya lemak dan karbohidrat yang dipersiapkan tubuh untuk melakukan olahraga inti.
  5. Meningkatkan mental juga merupakan manfaat pemanasan sehingga Anda bisa menggunakan waktu pemanasan untuk fokus pada olahraga inti yang akan segera dilakukan.

Lalu bagaimana cara melakukan pemanasan otot yang benar agar tercipta manfaat pemanasan seperti tersebut di atas? Ada beberapa point yang harus Anda perhatikan yaitu:

  1. Meningkatkan ritme gerakan pemanasan sehingga jantung bisa menyesuaikan.
  2. Menggerakkan semua otot tubuh dengan gerakan yang lebih lambat dari gerakan pada olahraga inti.
  3. Mengulangi gerakan-gerakan tersebut sehingga dirasa otot sudah rileks dan kendur sehingga siap melakukan olahraga inti.

Sebelum melakukan pemanasan ada baiknya Anda mengetahui kondisi fisik tubuh terlebih dahulu agar bisa diterapkan kegiatan mana yang sebaiknya dilakukan dalam pemanasan. Bagi mereka yang memiliki kondisi jantung yang kurang fit juga bisa menyesuaikan jenis pemanasan serta olahraga yang dilakukan. Terlebih bagi mereka yang memiliki kondisi gula darah tinggi atau rendah harus berkonsultasi terlebih dahulu sebelum melakukan olahraga dan jenis gerakan warm up apa yang sesuai dengan kondisi mereka. Olahraga yang baik adalah olahraga yang dilakukan secara rutin dan bertahap sehingga tubuh siap atau tidak kaget yang justru bisa mengakibatkan otot kaku atau kram dan cidera.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply