Pentingnya Olahraga Bagi Kinerja Otak di Hari Tua

Pentingnya Olahraga Bagi Kinerja Otak di Hari Tua

Olahraga merupakan serangkaian aktivitas yang bisa dilakukan oleh siapapun untuk menjaga kesehatan tubuh maupun menjaga kebugaran tubuh. Salah satu manfaat yang sangat penting adalah perannya dalam menjaga kinerja otak, seperti terjaganya kemampuan dalam berfikir dan mengontrol seluruh aktivitas tubuh. Pentingnya olahraga juga akan sangat dirasakan jika seseorang telah beranjak menua, yang mana olahraga berfungsi untuk mencegah penurunan fungsi kognitif yang menyebabkan pikun atau demensia.

Pentingnya Olahraga Bagi Kinerja Otak di Hari Tua

Apa itu Fungsi Kognitif

Istilah kognitif mungkin sudah familiar bagi sebagian orang. Kognitif sangat berkaitan dengan kemampuan seseorang, bagaimana dalam memahami sesuatu, cara bertindak, dan cara mengambil keputusan. Hampir semua kegiatan manusia sangat bergantung pada proses kognitif otak. Sementara arti dari fungsi kognitif adalah keterampilan otak yang dibutuhkan untuk melakukan berbagai kegiatan dari yang paling sederhana, hingga yang paling kompleks. Kognitif juga berkaitan dengan mekanisme otak dalam belajar, memecahkan masalah, mengingat, dan dalam memerhatikan sesuatu. Fungsi primer ini menjadikan seseorang terus-menerus mencari cara untuk tetap mempertahankan fungsi kognitifnya.

Penurunan Fungsi Kognitif Seiring Pertambahan Usia

Seperti yang sudah diketahui, fungsi kognitif sangat dibutuhkan hampir di segala kegiatan manusia, bahkan dalam hal kecil seperti duduk. Hal ini tentunya melibatkan banyak sel neuron pada otak. Seiring bertambah usia, sel-sel neuron tersebut juga beranjak menua. Jadi, wajar jika terjadi penurunan dari fungsi kognitif yang dimiliki. Penurunan ini dapat ditandai dengan lamanya dalam memproses sesuatu, seperti lama saat mengingat, menulis, memproses informasi, ataupun dalam pengambilan keputusan.

Pentingnya Olahraga untuk Mencegah Penurunan Fungsi Kognitif

Pada dasarnya, penurunan fungsi kognitif pada seseorang dapat dicegah. Caranya, dengan terus menerus melatih otak dalam berpikir kritis. Anda bisa mencoba dengan terus mengasah kreativitas, mencoba pengalaman baru, mencoba hal-hal baru, berkomunikasi dengan orang-orang, terlibat dengan permainan otak, ataupun dengan menjalin hubungan dengan banyak orang. Selain hal-hal tersebut, ternyata masih ada cara lain yang bisa Anda lakukan, yakni dengan rutin berolahraga sejak muda. Dengan berolahraga secara rutin, seseorang bisa mencegah kerusakan kognitif terkait usia dengan menciptakan cadangan kognitif.

Apa itu cadangan kognitif? Ialah sebuah cadangan yang mengacu pada kemampuan otak untuk mencegah penuaan atau kerusakan. Cadangan yang besar dapat mencegah kerusakan neurogeneratif yang mungkin disebabkan penyakit Alzheimer, stroke ataupun Parkinson. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus oleh University of Toronti, Kanada dengan mengamati segala aktivitas sel-sel otak yang dihubungkan dengan aktivitas fisik di awal kehidupannya, dihasilkan bahwa tikus yang sejak usia satu bulan sering menggunakan roda lari memiliki aktivitas sel sarat otak yang lebih besar ketimbang tikus yang tidak menggunakan roda lari. Aktivitas sel saraf otak tersebut sangat berdampak pada ingatan dan kemampuan belajar tikus di usia dewasanya.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply