Persiapan Menjadi Atlet Tangguh Pencak Silat di Gelanggang

Pencak silat merupakan olahraga bela diri tradisional yang dikenal di Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Thailand yang termasuk dalam Kepulauan Melayu. Olahraga bela diri ini tentunya sudah menjadi hobi bagi beberapa kalangan anak-anak dan muda-tua. Bela diri tidak hanya digunakan saat hendak ingin membela diri ketika sedang dihadapkan pada kondisi terjepit bersama orang jahat melainkan juga merupakan ajang pertandingan antar atlet bela diri.

Sebagai atlet bela diri atau calon atlet tentunya banyak hal yang perlu dipersiapkan dan perlu diketahui. Beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh seorang atlet bela diri diantaranya:

  • Menggunakan pakaian bela diri sabuk putih dengan logo IPSI di sebelah kiri lengan baju.
  • Menggunakan pelindung badan berwarna hitam berdasarkan standar IPSI.
  • Pesilat putra menggunakan pelindung kemaluan.
  • Gum shil.
  • Pelindung sendi.

Beberapa hal dasar haruslah dipersiapkan oleh pesilat atau atlet bela diri ini, pastikan semua perlengkapan yang digunakan memenuhi standar IPSI sehingga menjamin keselamatan dan kesehatan penggunanya. Setelah itu pesilat perlu mengetahui beberapa istilah seperti kuda-kuda, biasanya posisi awal untuk bela diri. Sikap dan gerak serta langkah merupakan istilah lain terhadap posisi ketika melakukan pencak silat dengan benar. Istilah lainnya adalah jurus, kunci, sapuan dan guntingan, biasanya ini hal yang penting untuk diketahui karena akan belajar berbagai teknik. Tentunya seorang pesilat haruslah mengerti istilah-istilah dalam silat sehingga ketika latihan pesilat tidak perlu bingung karena tidak mengerti maksud tentor atau coach yang mengajari silat.

Setelah belajar menjadi pesilat yang benar dalam melakukan teknik dan terlatih bagus dalam setiap kesempatan maka sudah saatnya pesilat disiapkan untuk menjadi atlet silat. Sebagai seorang atlet tentunya harus memiliki hal-hal penting sebagai berikut:

  • Fisik, merupakan hal yang paling penting dalam silat karena fisik yang kuat adalah kondisi tubuh yang sudah terlatih dan siap bertanding.
  • Teknik, banyaknya teknik silat tentunya harus dipelajari dan diulang-ulangi dalam latihan untuk memperkuat penguasaan berbagai teknik silat.
  • Strategi, memiliki strategi tersendiri untuk melawan, seperti menggunakan teknik tertentu apabila lawan dalam kondisi tertentu. Strategi ini dapat dicontoh melalui pertandingan-pertandingan terdahulu.
  • Etika, seorang yang memiliki etika tentunya merupakan atlet yang memiliki jam terbang tinggi. Hal ini juga berlaku bagi pemula, etika di luar gelanggang dan di dalam gelanggang perlu di junjung tinggi.

Pencak silat ini melatih fisik supaya tidak lemah dan membuat otot-otot jauh lebih kuat. Latihan silat juga harus berkala karena belajar silat membutuhkan waktu yang cukup lama, mempelajari dasar-dasar, mempelajari teknik, mempelajari strategi bertanding, hingga akhirnya siap bertanding di gelanggang yang lebih besar. Seorang atlet tentunya harus siap dalam segala kondisi di kala lawan akan menyerang sehingga hal-hal diatas perlu disiapkan mulai dari latihan supaya lebih baik.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply