Ternyata Olahraga Berlebihan Dapat Memberi Efek Berbahaya Bagi Tubuh

Ternyata Olahraga Berlebihan Dapat Memberi Efek Berbahaya Bagi Tubuh

Olahraga merupakan sebuah rutinitas yang akan mendatangkan banyak manfaat kesehatan jika dilakukan secara teratur dan benar. Banyak jenis olahraga yang dapat dipilih dan dijadikan rutinitas Anda guna mendapatkan tubuh yang bugar dan bebas penyakit. Namun jika intensitas olahraga melebihi batas kemampuan tubuh, maka akan menimbulkan gangguan kesehatan bahkan kematian. Mengapa hal ini bisa terjadi? bukankah olahraga berlebihan akan membuat tubuh semakin sehat dan kuat ?

Ternyata Olahraga Berlebihan Dapat Memberi Efek Berbahaya Bagi Tubuh

Sistem Imun akan Semakin Menurun

Seorang peneliti dari Rusia yang menyatakan bahwa olahraga berlebihan akan menurunkan kekebalan tubuh. Pernyataan ini didukung pula oleh beberapa penelitian dari para ahli yang menegaskan bahwa olahraga terlalu keras atau over-training akan menurunkan sistem imun akibat imunitas seluler dan humoral semakin terkuras. Hal ini disebabkan efek depresan yang ditimbulkan dari olahraga yang berlebih. Selain itu over-training akan meningkatkan produksi radikal bebas yang berlebihan sehingga menyerang sistem membran sel kemudian menimbulkan kerusakan otot dan tulang.

Meningkatkan Pemicu Kanker Kulit

Dalam sebuah artikel British Journal of Cancer memuat sebuah jurnal yang isinya tentang olahraga teratur dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga sangat berperan dalam mencegah kanker tertentu seperti kanker usus besar dan kanker payudara. Akan tetapi olahraga berlebihan misalnya ultramaraton justru akan menekan kekebalan selama berjam-jam bahkan seminggu sehingga risiko infeksi saluran pernapasan sangat memungkinkan akan terjadi. Selain itu, dapat memicu berkembangnya sel kanker khususnya kanker kulit. Hal ini dinyatakan oleh peneliti dari Austria bahwa pelari maraton akan rentan memiliki tahi lalat kulit tidak normal akibat paparan ultraviolet yang berlebihan. Sebaiknya para pelari melakukan olahraga di saat matahari tidak terlalu terik, menggunakan tabir surya dan pakaian yang mendukung.

Apakah Olahraga Keras itu Dilarang?

Olahraga keras atau memiliki intensitas yang tinggi sebenarnya tidak dilarang asalkan masih tahap wajar. Pada intinya Anda harus dapat membedakan antara olahraga keras dengan olahraga berlebihan atau over-training. Jika Anda menginginkan tubuh yang tetap sehat tetapi tidak ingin olahraga terlalu keras, maka pastikan untuk mengkonsumsi makanan yang bernutrisi dan bergizi khususnya saat berolahraga. Makanan yang harus Anda konsumsi setidaknya mengandung protein, karbohidrat, asam amino, mineral, vitamin, probiotik dan antioksidan sehingga proses pemulihan tenaga setelah berolahraga akan lebih cepat.

Gejala Over-training

Seorang peneliti dari Cooper Institute for Aerobics Research, Dallas, Texas bernama Dr. Neil F.Gordon memberikan beberapa tanda-tanda seseorang yang mengalami over-training atau olahraga berlebihan, diantaranya yaitu :

  1. Insomnia atau jadwal tidur yang berantakan
  2. Penyembuhan luka ringan terjadi cukup lama
  3. Berat badan turun drastis
  4. Nafsu makan hilang
  5. Sering lelah
  6. Hilangnya libido
  7. Nyeri sendi dan otot
  8. Kelenjar getah bening membengkak
  9. Siklus menstruasi tidak teratur
  10. Rasa haus berlebih saat malam hari
Be Sociable, Share!

Leave a Reply