Manfaat Olahraga Angkat Beban untuk Tubuh

Manfaat Olahraga Angkat Beban untuk Tubuh

Olahraga merupakan salah satu gaya hidup yang sangat baik dilakukan untuk kesehatan tubuh. Sehingga jika ingin senantiasa sehat, maka seseorang harus rutin melakukan olahraga setidaknya seminggu dua kali. Pilihan olahraga yang bisa dijalankan sangat bermacam-macam. Untuk wanita, olahraga seperti senam, zumba, yoga, dls sangat cocok dilakukan. Sedangkan untuk para pria, olahraga sepak bola, basket, futsal, dlsb sangat digemari dan bisa ditekuni. Selain itu masih ada lagi olahraga yang bisa dilakukan oleh para pria, yaitu olahraga angkat beban. Olahraga yang satu ini terbilang sangat cocok dan identik dengan pria karena mengandalkan kekuatan otot serta memiliki resiko cedera yang tinggi.

 Manfaat Olahraga Angkat Beban untuk Tubuh

Sekilas olahraga ini memang terbilang cukup berat. Meskipun begitu banyak juga peminat olahraga ini. Karena disamping menyehatkan, ternyata juga memiliki beberapa manfaat baik, diantaranya seperti:

  • Memperpanjang usia.

Manfaat jangka panjang yang akan didapatkan adalah bisa memperpanjang usia. Hal ini karena semakin seseorang beranjak tua, semakin besar massa otot yang dimiliki maka akan semakin memperkecil resiko kematian dini. Untuk itu perlu usaha untuk memaksimalkan serta menjaga massa otot tubuh. Salah satu caranya adalah dengan melakukan latihan angkat beban.

  • Mendapatkan tidur berkualitas.

Olahraga ini ternyata juga memiliki manfaat layaknya olahraga senam, yaitu mampu membantu mendapatkan tidur yang lebih berkualitas. Jika dilakukan secara rutin akan mengurangi kemungkinan terjaga dari tidur di malam hari. Sehingga tubuh bisa mendapatkan jatah waktu yang cukup untuk beristirahat. Untuk yang mengalami gangguan tidur, seperti insomnia, olahraga ini baik untuk dilakukan

  • Melindungi tulang.

Latihan mengangkat beban bisa dijadikan rutinitas olahraga jika meningkatkan kepadatan tulang. Karena olahraga ini bisa melindungi dari kemungkinan terjadinya osteoporosis. Dari hasil penelitian menunjukkan, jika rutin dilakukan oleh orang tua bisa mengurangi resiko terjatuh di kisaran 30%. Pada orang tua yang sering terjatuh disebabkan karena kondisi kepadatan tulang menurun.

  • Menyehatkan jantung.

Untuk mendapatkan jantung sehat, tidak hanya kardio saja yang bisa dijadikan latihan olahraga. Namun ternyata olahraga mengangkat beban jika dilakukan secara rutin juga mampu menurunkan tekanan darah yang berimbas pada jantung yang lebih sehat. Olahraga ini bisa dilakukan paling tidak dua kali seminggu.

  • Meningkatkan kadar testosteron.

Pada pria di usia 30-an, produksi hormon testosteron cenderung mulai melemah. Sehingga muncul resiko-resiko, seperti turunnya produktivitas, lemah syahwat, hingga resiko tulang rapuh. Namun jika rutin melakukan latihan mengangkat beban sejak dini akan meminimalisir resiko buruk tersebut.

  • Baik untuk kesehatan otak.

Yang tak kalah menariknya lagi, olahraga angkat beban ternyata baik juga untuk kesehatan otak. Hal ini berdasarkan beberapa studi yang menyebutkan bahwa jika dilakukan secara rutin dan intens dalam jangka waktu panjang akan berpengaruh positif untuk perkembangan fungsi kognitif, salah satunya memperkuat daya ingat. Selain itu juga mengurangi stress sehingga lebih bahagia.

 

Angkat Beban, Olahraga Pembentuk dan Penambah Massa Otot

Angkat Beban, Olahraga Pembentuk dan Penambah Massa Otot

Anda yang ingin membentuk dan membesarkan massa otot, sebaiknya memilih olahraga angkat beban. Dengan rajin menjalankan olahraga satu ini Anda juga bisa menurunkan berat badan serta bisa membantu mencegah dari serangan osteoporosis. Olahraga yang memanfaatkan kinerja otot ini memang cukup berhasil dan banyak membantu Anda yang memiliki tujuan membentuk otot.

Angkat Beban, Olahraga Pembentuk dan Penambah Massa Otot

Apabila Anda belum mengetahui cara kerja olahraga satu ini sehingga bisa membuat massa otot bertambah serta terbentuk, berikut uraiannya untuk Anda.

Luka Kecil yang Timbul pada Otot

Ternyata setelah melakukan olahraga angkat beban secara intens akan menimbulkan adanya luka kecil pada bagian serat otot. Luka kecil ini lama kelamaan akan menjadi banyak dan membuat otot kelelahan. Dari sinilah Anda harus melakukan proses penyembuhan yang dapat dipercepat dengan mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat, lemak sehat, dan protein. Makanan ini harus Anda konsumsi setelah berlatih dan beberapa hari setelahnya yang kemudian akan membantu membentuk otot baru. Jangan lupa untuk beristirahat dengan cukup.

Terjadinya Kerusakan Otot

Setelah luka, tidak menutup kemungkinan otot Anda akan rusak setelah menjalankan olahraga ini. Dari sinilah otot bisa berkembang karena akan memicu terjadinya proses penyembuhan. Tubuh secara langsung juga akan merespon dengan berusaha menyesuaikan diri agar mencegah terjadinya kerusakan yang sama

Membangun Otot Kembali

Setelah angkat beban, sel-sel otot yang mengalami kelelahan akan diperbaiki. Jika setelah berolahraga dari luka kecil kemudian terjadi kerusakan maka otot yang rusak tersebut akan diganti dengan yang baru. Saat proses membangun otot-otot baru ini, ia akan meningkatkan kekuatan, ukuran, dan kapasitas yang dimilikinya. Proses ini terjadi dengan adanya bantuan makanan yang dikonsumsi pencernaan yaitu protein. Oleh karena itu, Anda yang telah melakukan olahraga disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya protein hingga hari-hari berikutnya.

Membentuk Asam Laktat

Angkat beban yang masuk ke dalam kategori olahraga berat ini mampu memberikan rangsangan pada tubuh untuk memproduksi asam laktat (limbah metabolisme tubuh). Ia berguna sebagai cadangan energi pada tubuh dimana akan dibakar saat tubuh benar-benar membutuhkan banyak energi yang dihasilkan dari pernapasan sel. Keberadaan asam laktat ini akan membantu Anda meningkatkan stamina guna melakukan olahraga dengan durasi lebih lama. Asam laktat yang terlalu banyak akan merugikan otot karena bisa membuat kelelahan dan nyeri yang teramat sangat pada otot.

Pompa Otot

Selama latihan, otot akan sering mengalami kontraksi yaitu saat menaikkan dan menurunkan beban. Kontraksi yang muncul akan memberikan tekanan pada pembuluh darah sehingga darah bisa mengalir ke otot. Maka otot memiliki peningkatan tekanan darah yang dapat menyebabkan adanya kebocoran plasma darah. Kebocoran inilah yang akan membantu munculnya efek pompa yang membuat otot menjadi membesar.