Penyebab Kram Kaki yang Tak Kunjung Hilang Karena Aktivitas Olahraga

Penyebab Kram Kaki yang Tak Kunjung Hilang Karena Aktivitas Olahraga

Saat tengah asyik jogging atau bersepeda di Minggu pagi, tiba-tiba rasa sakit menyerang di sekujur tubuh. Nah, ini tandanya kram sedang menyerang tubuh Anda. Kram sendiri merupakan respons tubuh yang menandakan ada masalah di bagian otot. Yang sering terjadi saat seseorang sedang berolahraga biasanya adalah jenis kram kaki. Penyebabnya sangat beragam, mulai dari kesemutan hingga dehidrasi. Lebih rincinya akan dibahas berikut ini.

Penyebab Kram Kaki yang Tak Kunjung Hilang Karena Aktivitas Olahraga

Dehidrasi

Faktor penyebab yang satu ini adalah yang paling umum menyebabkan kram kaki. Kekurangan cairan tubuh dapat menyebabkan ujung saraf menjadi lebih sensitive. Akibatnya, saraf pun menjadi mudah kontraksi secara berlebihan dan menekan ujung saraf motoric. Kondisi ini biasanya diperparah apabila Anda melakukan olahraga di bawah terik matahari.

Posisi Duduk atau Berdiri yang Salah

Salah satu yang menentukan kelenturan otot adalah keseimbangan postur tubuh setiap harinya, baik saat duduk, berdiri, ataupun berbaring. Jika Anda memiliki kebiasaan duduk yang lama tetapi tiba-tiba harus lama berdiri dalam antrean tiket atau sebaliknya, kram kaki sangat mungkin terjadi. Aktivitas terlalu lama duduk dapat membuat serat-serat otot menjadi kaku dan mudah kram.

Kehamilan

Kram kaki juga sangat mungkin dialami oleh seseorang yang sedang hamil. Terutama pada trimester kedua dan ketiga. Hal ini terjadi karena orang yang hamil sangat rentan mengalami kekurangan magnesium dan kalium yang menjadi pemicu kram.

Kelelahan

Penyebab kram berikutnya adalah karena kelelahan akibat aktivitas yang dilakukan setiap hari. Contohnya seperti olahraga yang melibatkan banyak lari seperti bola basket, sepak bola, boot camp, olahraga angkat beban kaki dan lain sebagainya. Aktivitas-aktivitas berat tersebut dapat mengakibatkan kelelahan otot dan memicu terjadinya kram. Apalagi jika Anda menghabiskan banyak aktivitas saat cuaca panas yang membuat Anda dehidrasi, hal ini akan memperparah kram pada kaki.

Obat-Obatan Tertentu

Pengonsumsian obat tertentu juga menjadi pemicu terjadinya kram. Hal ini karena beberapa obat memang memiliki efek samping yang berupa kram, seperti obat osteoporosis, obat asma, statin, pereda nyeri, obat hipertensi, hingga pil KB.

Adanya Penyakit Tertentu

Mungkin Anda tidak memiliki masalah-masalah yang sudah diuraikan di atas. Anda tidak sedang berolahraga ataupun hamil, ataupun tidak sedang mengkonsumsi obat tertentu, namun kram pada kaki Anda tak kunjung hilang. Bisa jadi Anda sedang mengidap penyakit tertentu. Penyakit-penyakit yang dapat memicu terjadinya kram, diantaranya gagal ginjal, hipotiroid, multiple sclerosis, pengapuran sendi (osteoarthritis), dan neuropati perifer. Untuk memastikannya, cobalah untuk berkonsultasi ke dokter.

Olahraga Terlalu Berat

Faktor pemicu berikutnya adalah olahraga yang terlalu berat. Jenis olahraga ini biasanya mengharuskan otot untuk bekerja keras dalam kurun waktu tertentu. Ada kalanya hal ini justru membuat Anda kram dan merasa kaku. Itulah mengapa sebelum melakukan olahraga seringkali seseorang harus melakukan pemanasan guna menghindari adanya otot yang kaku.

Sering Merasa Kram Kaki di Malam Hari? Ketahuilah Penyebab dan Cara Mengatasinya Berikut Ini!

Sering Merasa Kram Kaki di Malam Hari? Ketahuilah Penyebab dan Cara Mengatasinya Berikut Ini!

Manusia membutuhkan waktu tidur yang cukup untuk bisa kembali beraktivitas dengan normal dan sehat pada keesokan harinya. Setidaknya, manusia harus memiliki waktu tidur tidak kurang dari 5 hingga 7 jam setiap harinya. Namun, sering kali ketika hendak tidur, kita merasakan beberapa gangguan yang membuat sulit untuk terlelap. Masalah tersebut itu sendiri biasanya datang dari dalam diri sendiri, misalnya seperti insomnia, hingga mengalami kram kaki di malam hari. Ketika merasakan keram tersebut, biasanya ketika kita sedang tertidur dan dibangunkan oleh rasa sakit yang begitu hebat dan juga mendadak. Hal ini memang sering terjadi dan hanya terjadi dalam hitungan detik dan menit saja. Namun nyatanya gangguan ini cukup menyiksa masyarakat Indonesia dan alhasil mereka pun tidak bisa mendapatkan tidur yang berkualitas. Oleh karena itu, ketahuilah beberapa penyebab keram pada bagian kaki pada malam hari sebelum atau sedang tertidur, seperti:

Sering Merasa Kram Kaki di Malam Hari? Ketahuilah Penyebab dan Cara Mengatasinya Berikut Ini! 

  • Gangguan Medis

Hal paling pertama yang mungkin saja bisa membuat Anda mengalami keram pada bagian kaki ketika malam hari saat tidur adalah karena adanya gangguan secara medis. Hal ini biasanya dapat disebabkan karena adanya sirkulasi darah yang kurang lancar, terkena penyakit ginjal, mengalami tiroid, atau pun mengalami multiple sclerosis. Selain itu, para ibu hamil juga pastinya sering merasakan hal yang satu ini ketika tidur di malam hari dan terasa sangat mengganggu. 

  • Kekurangan Mineral

Selain adanya gangguan medis, ternyata Anda juga dapat mengalami kram kaki tersebut karena kurangnya mineral di dalam darah. Mineral-mineral tersebut seperti kalsium, potassium, dan lain sebagainya. Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan mineral agar nantinya Anda bisa mendapatkan kualitas tidur yang baik, tanpa harus mengalami masalah keram tersebut. Selain itu, jangan biarkan tubuh merasa dehidrasi karena hal ini juga dapat menyebabkan Anda mengalami gangguan tersebut. 

  • Berdiri Terlalu Lama

Penyebab lainnya yang dapat membuat Anda merasakan keram tersebut juga bisa disebabkan karena Anda terlalu lama berdiri di atas permukaan yang cukup keras. Selain berdiri, duduk dalam waktu yang lama atau pun posisi kaki yang terasa tidak nyaman pada saat tidur juga dapat membuat Anda mengalami keram. Jangan biarkan juga kaki terpapar oleh udara dingin dalam waktu yang lama serta kurangi mengonsumsi pil kontrasepsi, statin, steroid, atau pun obat antipsikotik jika tidak ingin mengalaminya. 

Jika mengalami gangguan kram kaki di saat tidur di malam hari, Anda dapat mengatasinya dengan beberapa cara, seperti: 

  • Pijat bagian tersebut dan lakukan peregangan.
  • Mandi menggunakan air hangat agar otot menjadi lebih rileks, atau Anda juga bisa mengompresnya dengan air hangat.
  • Cukupi cairan di dalam tubuh.
  • Jangan terlalu lama tiduran, namun selingi dengan berjalan sebentar.
  • Berolahraga secara bertahap.
  • Jika memburuk, segera periksakan hal tersebut ke dokter.