Olahraga Ekstrim : Slacklining

Slacklining atau Slackline atau ada juga yang menyebutnya stackline adalah olahraga ekstrim yang menitik beratkan pada teknik keseimbangan berjalan diatas seutas tali, tali yang biasa digunakan adalah tali webbing dengan ketinggian tertentu diatas permukaan tanah tergantung tingkat kemahiran yang dimiliki. Jadi olahraga yang satu ini sangat berguna untuk melatih keseimbangan kita. Dalam perkembangannya diluar negeri pun olahraga ini dijadikan fisioteraphi dan yoga karena membutuhkan konsentrasi yang tinggi jadi bukan hanya kesegaran badan tapi juga pikiran.

Walaupun terkesan baru sebenarnya kegiatan yang satu ini sudah ada sejak lama yaitu sejak zaman yunani kuno. Dari zaman itu kegiatan ini telah dibagi menjadi empat kategori, antara lain : Oribat yaitu Tarian pada tali, Neurobat Yaitu set tali diketinggian, Schoenobat yaitu menuruni tali, Acrobat yaitu melakukan akrobat diatas tali. Lalu sekitar tahun 260 SM Sensor Messala menyatukan keempat kata tersebut menjadi Funambulus yang berasal dari kata funis atau tali dan amburale yang berarti berjalan. Funambulus sekarang ini lebih dikenal untuk sebutan teknis pejalan kaki diatas kawat baja.

Slackline masuk ke Indonesia pertama kali pada tahun 2008, namun saat itu olahraga ini masih kurang populer bagi masyarakat Indonesia. Namun seiring dengan berjalannya waktu Slackline mulai dikenal setelah banyak media cetak maupun elektronik memberitakan dua komunitas slackline pada tahun 2012. Dengan berkembangnya teknik, teknologi, dan jenis dari slackline juga meterial bahan dan alat pendukung saat ini slackline pun terbagi menjadi beberapa kategori antara lain.

  • Highline, ini adalah versi awal dari slackline, menitik beratkan pada tinggi lintasan yang dipasang biasanya pada tebing alam dan tingkat kesulitan dalam set-up peralatan serta standar keamanan. Highline ini merupakan kategori dengan tingkat resiko paling tinggi dan paling banyak dilakukan oleh para pemanjat tebing.
  • Longline, kategori ini adalah menitik beratkan pada panjang lintasan, karena semakin panjang lintasan maka akan semakin tinggi pula tingkat kesulitannya.
  • Trickline, kategori ini menitik beratkan pada pertunjukan gerakan-gerakan indah dan koreografi diatas tali. Kategori ini diperlombakan bahkan dalam kejuaraan dunia slackline.

Untuk berhasil melintas tali diperlukan pengetahuan dan teknik serta latihan agar slackline berhasil. Olahraga ekstrim ini adalah olahraga yang menuntut konsentrasi tinggi dengan keinginan yang kuat untuk mengatasi rasa takut, mendapatkan keseimbangan dan akhirnya berhasil melintas di atas tali. Secara garis besar ada empat tahapan yang harus dilalui dalam menguasai slackline ini antara lain :

– Tahap Berdiri diatas tali

– Tahap berjalan diatas tali

– Tahap melakukan trik statis (tanpa pantulan dalam kategori trickline)

– Tahap melakukan trik khas trickline

Mengenal Tipe Orang Yang Menyukai Olahraga Ekstrim

Mendefinisikan olahraga ekstrim seperti kegiatan yang menyiratkan kemungkinan cedera atau kematian, dan untuk meminimalkan risiko yang terkait dengan olahraga, peralatan khusus sering dibutuhkan.

Sejumlah olahraga ekstrim telah menjadi semakin populer dan diterima oleh masyarakat umum. Sebagai kebutuhan bervariasi dan sensasi yang kompleks dan pengalaman, dan kemauan untuk mengambil risiko fisik dan sosial demi pengalaman seperti itu.

Telah ada kecenderungan untuk melihat semua peserta olahraga ini sebagai pencari sensasi, tapi ketika kita menyelidiki lebih dekat, dua jenis risiko peserta olahraga ini muncul:

   Orang-orang yang sengaja mengambil risiko dan menempatkan diri dalam situasi di mana kegagalan cenderung berakibat fatal

   Orang-orang yang suka tantangan baru, pengalaman baru dan siap menerima segala risiko dampaknya.

Sebuah pendekatan kehati-hatian terkait dengan kecelakaan yang lebih sedikit, yang berarti bahwa bahaya itu sendiri tidak menyebabkan kecelakaan. Oleh karena itu, orang yang melakukan olahraga yang membutuhkan nyali ini, tidak semua sengaja mengambil risiko. Hal ini lebih mungkin bahwa orang mencari risiko untuk mencapai rasa kontrol – sehingga dampak risiko itu sendiri yang menarik. Sebuah studi baru menyebutkan mengenai kenapa sebagian orang menyukai tipe olahraga ekstrim, menggunakan pendekatan tipologi kepribadian dan pengambilan pendekatan risiko perilaku, misalnya olahraga naik gunung, panjat tebing, dan skydiving.

Pendekatan tipologis mengasumsikan bahwa tipe kepribadian yang berbeda terkait dengan perilaku tertentu (misalnya, pengambilan risiko). Jika Anda perlu membaca tentang jenis kepribadian.

Sebelumnya, hanya beberapa studi telah berfokus pada beberapa olahraga  ini diterima secara sosial. Singkatnya, mereka menemukan bahwa orang yang rendah di sosial dikombinasikan dengan tipe manusia yang mempunyai ekstrover tinggi dan atau perilakau neurotisme (yaitu, impulsif, hedonistik) lebih mungkin terlibat dalam perilaku pengambilan risiko dalam kegiatan yang olahraga  ekstrim yang biasanya menguji nyali ini.

Emosi positif  cenderung mengalami dapat meningkatkan kemungkinan perilaku pengambilan risiko sebagai extrovert yang dapat menggunakan perilaku ini sebagai cara untuk mencapai tingkat tinggi gairah. Memang, tipe orang ini ditemukan untuk terlibat dalam perilaku berisiko dalam mendalami jenis olahraga esktrim sebagai cara untuk meningkatkan emosi positif

Extraversion dapat menyebabkan perilaku pengambilan risiko ketika orang-orang yang impulsif dan hedonis (yaitu, mencari kesenangan), dan dapat menghalangi perilaku ini jika orang merasa tidak aman. Untuk alasan ini, extraversion dapat menyebabkan kenaikan dan penurunan perilaku pengambilan risiko, yang menggambarkan kompleksitas sifat.

Orang yang mempunyai sikap neuroticism dapat menggunakan olahraga berisiko tinggi sebagai cara mengatur emosi. Meningkatkan adrenalin terkait dengan tipe olahraga ini , dan berbagai sensasi tubuh dapat mengurangi emosi negatif sementara. Sifat yang paling kuat memprediksi perilaku pengambilan risiko adalah kesadaran yang tinggi memprediksi tingkat rendah perilaku pengambilan risiko. Hal ini karena sikap tersebut akan menyiratkan aspek, seperti kompetensi, harga diri prestasi perjuangan dan disiplin diri yang berjalan seiring dengan perilaku kesehatan-g dan kesejahteraan. Sebaliknya, rendahnya tingkat kesadaran menyiratkan: kecerobohan, kurangnya kontrol diri, dan impulsif. kontrol diri yang rendah dan impulsif dapat memainkan peran penting dalam konteks ini dan dalam keseriusan mereka mengikuti olahraga-olahraga yang notabena berbahaya.

Skateboard olahrga ekstrim yang digandrungi Anak muda

Seiring dengan berkembangnya media untuk olahraga ekstrim  semacam skateboard, popularitas olahraga satu ini pun, semakin meroket. Ya skateboard, kini menjadi olahraga ekstrim yang digandrungi anak muda. Itu bisa terlihat dari antusiaisme para Skater dalam mengikuti Go Skateboarding Day. Ya Go Skateboarding Day, bisa dibilang lebarannya para Skateboarder. Diselenggarakan secara serentak di seluruh penjuru bumi per tanggal 21 juni.

No work. No schooll. Just skate!

Itu menjadi tagline di berbagai media skateboarding. Tanggal itu seolah menjadi hari libur nasional bagi para skateboarder di seluruh penjuru dunia. Awalnya, hanyalah acara kumpul-kumpul skating santai sambil barbequean di California sana. Kini telah berkembang menjadi ajang yang di nanti-nanti oleh seluruh skater di dunia. Tiap negara, tiap kota menyelanggarakannya. Banyak kegiatan yang terselenggara pada hari itu. Seperti Games Of Skate, Long Ollie, High Ollie, Best Trik, Fun Games and many more. Dan tentu yang paling iconic adalah, skating serentak turun ke jalanan kota.  

Kegiatan ini berawal di tahun 2003. Ketika di Amerika sana, skateboarding kerap di sorot kriminal. Maka banyak ditemui, gravity, coretan-coretan, stiker yang berbunyi, Skateboarding is not a crime. Ini tentunya membawa dampak buruk bagi perkembangan skateboarding. Maka di tahun 2004 beberapa perusahaan skateboarding internasional,  membuat sebuah kegiaatan bertajuk Go Skateboarding Day. Dengan tujuan mengenalkan skateboard ke masyarakat luas. Mengenalkan apa sesungguhnya yang ada dalam skateboarding, menepis anggapan masyarakat bahwa skateboard bukanlah kumpulan anak-anak berandal, namun lebih kepada pelestarian budaya asal skateboarding.  

Baca Juga: Sejarah Olahraga Ekstrim Skateboard

Respon yang diterima masyarakat cukup baik dan beragam. karena pada hari itu, para skater tumplek blek di jalanan membaur dengan masyarakat luas. Seperti di Indonesia, yang tahun ini bertepatan dengan Puasa Ramadhan. Kegiatan turun di jalanan di mulai sore hari dengan membagikan takjil kepada orang-orang yang dilewati dalam rute parade. Semakin ke sini, perkembangan skateboarding di dunia, semakin signifikan. Yang dulunya begitu susah dan mahal untuk dapat memainkan olahraga ini, kini hampir semua anak muda bisa mendapatkan perlengkapan-perlengkapan ini dengan mudah. Mulai dari papan skate, roda, trucks, nuts, griptape, hingga clothing apparel. Yang dulu papan skate didominasi oleh brand-brand luar negeri, kini telah banyak bermunculan brand-brand dengan ‘rasa lokal’ yang kualitasnya tidak kalah dengan buatan luar.

Skate culture, telah melanda hampir seluruh anak muda dunia. Walaupun penuh resiko, tetap saja banyak peminatnya. Olahraga ekstrim ini memang menantang adrenalin. Bila kamu tertarik untuk mencobanya, datanglah ke tempat-tempat yang biasa anak skate di kotamu bermain. Siapkan mental yang kuat dan jangan gampang menyerah. Ride and enjoy!

Sejarah olahraga ekstrim Skateboard

Sejarah olahraga ekstrim Skateboard. Bisa dibilang sejarah pasti tentang awal skateboard tidak lah jelas. Namun kebanyakan riwayat menyebutkan periode 1950-1960, sebagai awal dari olahraga papan luncur ini. Berawal dari kekeringan yang melanda California, ombak sudah tidak lagi  bersahabat dengan para peselancar. Mereka yang jenuh akhirnya mencari jalan lain guna mengatasi adreanalin yang terus bergejolak. Saat itu, sebuah kayu flat, dipadukan dengan roda dari roller skate menajdi alternatif. Kala itu orang tidak menyebutnya dengan skateboard. Melainkan sidewalk surfing. Para peseluncur generasi awal, mengadopsi style-style yang ada di surfing. Mereka meluncur di jalanan kota dengan gila-gilaan. Kolam-kolam renang yang kering di halaman belakang rumah-rumah penduduk, tak luput dari santapan mereka. Skateboard menjadi hal yang mainstream di Amerika. Popularitasnya terus meroket seiring dengan lahirnya media lokal kala itu yang bernama Skateboarder Magazine. Kelak majalah ini akan menjadi majalah Skateboarding terbesar dan terlama yang pernah ada di dunia.

Skateboarding genersi kedua ditandai dengan munculnya ban “Cadillac” oleh Frank Nasworthy sekitar tahun 1970. Ban skateboard ini terbuat dari bahan Polyurethane. Dengan kemunculan ban ini, bisa dibilang ini adalah masa emas skateboarding generasi awal. Karena mulai banyak pula bermunculan perusahaan-perusahaan skateboard yang meramaikan pasar. Salah satu brand terbaik yang ada saat itu adalah, Trucker Trucks yang berdiri pada tahun 1976. Skateboard buatan mereka lebih smooth rapi, elastis dan kuat. Saat itu kondang dengan nama Banana Board. Masa kejayaan ini berlangsung tidak lama. Menginjak awal tahun 1980, skateboard meredup. Biaya yang besar dalam pembangunan skatepark menjadi kendala utama saat itu.

Baca Juga: 4 Jenis Olahraga Untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Setengah tahun vakum, skateboard generasi ketiga muncul ke permukaan dengan orang-orang yang lebih kreatif. Bila tahun-tahun sebelumnya para skater hanya meluncur begitu saja, kini gaya bermainnya lebih variatif. Itu dikarenakan Alan Gefland menemukan teknik Ollie. Maka dari itu namanya lebih dikenal dengan sebutan Alan Ollie Gefland. Namun Alan hanya menemukan Ollie di vert ramp.  Belum pernah ada ceritanya skater yang dapat melakukan ollie di flatground. Ya  tahun itu adalah tahun dimana revolusi skateboarding besar-besaran di mulai. Seorang pemuda yang bernama Jhon Rodney Mullen, menemukan cara menghentakan papan di flatground. Ollie yang ia lakukan dapat membuat ia dan papannya mengambang di udara. Inilah dasar dari hampir keseluruhan trik skateboarding saat ini. Tidak hanya itu, bahkan Mullen berhasil melakukan tendangan memutar papan. Atau yang saat ini di kenal dengan kickflip. Dengan kontribusi sebesar itu, layak rasanya bila ia menyandang gelar “The Lord”.

Sejak ditemukannya Ollie, skateboarding mengalami kemajuan yang signifikan. Baik dari segi trik, bentuk papan dan lain sebagianya. Hingga kini, skateboarding menjadi permainan yang popular di kalangan anak muda dunia.